[Movie Review] Sebuah Dunia Yang ‘Sempurna’ Dalam ‘The Giver’

image

Informasi film
Judul: The Giver
Rilis: 14 Agustus 2014
Genre: Drama,Science Fiction & Fantasy
Durasi: 1 jam 37 menit
Rated: PG-13
Sutradara: Phillip Noyce
Distributor: The Weinstein Company
Pemeran: Jeff Bridges, Meryl Streep, Brenton Thwaites, Cameron Monaghan, Odeya Rush, Alexander Skarsgard, Katie Holmes, Taylor Swift
Negara: Amerika Serikat.
Bahasa: Inggris
Diadaptasi dari: The Giver oleh Lois Lowry

Klik dibawah ini untuk melihat trailer:
‘The Giver’ Trailer (1)
‘The Giver’ Trailer (2)

Sinopsis
Di sebuah komunitas masyarakat yang seolah-olah sempurna, hiduplah seorang remaja laki-laki bernama Jonas (Branton Thwaites). Bersama dengan dua sahabatnya yaitu Fiona (Odeya Rush) dan Asther (Cameron Monaghan),J onas menjalani kehidupan yang nyaman di komunitas tersebut. Namun semua tidak berlangsung lama, pada hari penempatan tugas remaja berusia 12 tahun di komunitas, Jonas dipilih sebagai ‘The Receiver atau Sang Penerima’. Jonas yang tanpa dia sadari memang berbeda dari remaja lain di komunitas akan mengemban tugas penting. Dia akan menjadi penerima ingatan selanjutnya dari ‘The Giver-Sang Pemberi’ (Jeff Bridges). Jonas pada akhirnya akan mengetahui sebuah rahasia kelam tentang rasa sakit dan betapa gelap kehidupan yang sesungguhnya.

Review
Secara tidak langsung, aku pertama kali mengenal film ini karena Taylor Swift ikut ambil bagian di dalamnya. Awalnya aku sama sekali tidak tahu ‘The Giver’  adalah film yang diadaptasi dari novel. Suatu waktu, aku yang memang sedang berada di toko buku menemukan buku ‘The Giver’ dan memutuskan untuk membacanya. Setelah menamatkan novelnya, aku memang penasaran akan film ini. Diawal film,kita akan disuguhi tontonan hitam putih layaknya film zaman dulu. Adegan pembuka film disesuaikan dengan latar belakang dalam novel yaitu komunitas di ‘dunia sempurna’  memang tidak mengenal warna, semuanya rata dan sama – hitam dan putih. Tidak ada pemenang atau pecundang, tidak ada yang kuat atau yang lemah. Begitu kita temui dalam narasi awal film.

Seiring berjalan film, kita akan disuguhi berbagai masalah dan konflik yang dialami Jonas, sang tokoh utama cerita, diperankan oleh Branton Thwaites. Akting dari Branton Thwaites memenuhi ekspektasiku tentang bagaimana karakter Jonas sebenarnya. Bagaimana ketidakmengertian Jonas dapat aku rasakan lewat film ini adalah hal menyenangkan. Aktris dan aktor lain pun bekerja dengan baik dalam memotret karakter masing-masing. Secara pribadi, aku jatuh hati pada tokoh Asther. Dibalik sifatnya yang humoris, sisi serius Asther ketika dia mempercayai Jonas sangat menenangkan untuk diketahui.
Taylor Swift memang muncul dalam The Giver. Taylor memerankan tokoh Rosemary,anak gadis semata wayang dari sang pemberi ingatan sekaligus sang penerima ingatan sebelum Jonas terpilih.

Secara keseluruhan,’The Giver’ adalah film yang tidak terlalu buruk. Akan tetapi, mungkin bagi penonton yang belum membaca novelnya akan bingung dan merasa bosan selama film berlangsung.

Terlepas dari semua itu, ending dari ‘The Giver’ yang bisa dibilang agak ‘menggantung‘ juga memancing api kepo dan kesal dari penikmatnya haha.

Sekian review film untuk kali ini.

Komentar, kritik dan saran sangat diterima teman-teman pembaca 😉

Selamat Malam

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s