[Filed Under] Films Watched in 2016 (1/2)

Tidak terasa bulan Oktober di tahun 2017 pun sudah bergulir. Bagaimana 2017 menurut kalian sejauh ini? Menyenangkan? Penuh drama? Melelahkan? Terlepas dari apapun yang kalian rasakan sejauh ini, aku selalu  berharap semua resolusi yang kita buat ditahun ini dapat terwujud. Semoga kita dapat menutup tahun 2017 dengan baik ya. Aaminn.

Well, sudah berselang beberapa waktu memang sejak kali terakhir aku berbagi di blog ini. Kalau kalian mengikuti blog buku dariku (farbooksventure) pasti kalian menyadari bahwa aku cenderung lebih konstan berbagi ulasanku tentang buku di blog itu. Aku pikir aku sering bingung dengan tema yang ingin aku angkat atau tulisan yang ingin aku buat di blog ini. Jadi begitulah, tanpa sadar aku tidak menyempatkan diri untuk meramaikan blog ini.

Pada satu titik aku sempat berpikir bahwa aku akan lebih banyak mengisi blog ini dengan ulasan film. Beberapa tahun terakhir aku memang sedang keranjingan menonton film. Tapi, ternyata mengulas film secara panjang lebar tidak semudah mengulas buku bagiku. Aku akhirnya memutuskan untuk membuat tipe tulisan semacam ini.


Setiap tahunnya, aku akan membuat tulisan bertajuk [filed under]. Tulisan ini (menurut rencanaku sejauh ini) berisikan rangkuman tentang berbagai film yang aku saksikan pada tahun itu dan komentar singkatku tentang film tersebut. Untuk film-film yang begitu berkesan bagiku atau film-film yang diadaptasi dari buku, tidak tertutup kemungkinan bahwa aku akan membuat ulasan panjang tentang film itu.

Tulisan ini adalah bagian pertama dari daftar 38 film yang aku saksikan di tahun 2016. Kalian dapat menemukan tulisan rangkuman film yang aku saksikan pada tahun 2017 di penghujung tahun ini (sekitar akhir Desember/awal Januari).

Di tahun 2016 sendiri, aku berhasil menyelesaikan 38 film. Setidaknya ini adalah jumlah pasti yang ada dalam catatanku. Tidak tertutup kemungkinan ada beberapa film lain yang terlewat dari catatan ini. Beberapa film memang meninggalkan kesan yang mendalam setelah selesai ditonton. Akan tetapi, beberapa film lain sayangnya dengan mudah sudah aku lupakan.

Enough the talking! Hope you guys enjoy the post 😀


Film’s That I Watched on 2016 (Part 1: 1-19)

1. Leon: The Profesional (1994) *

Leon-poster

This one is quite possibly my all time favorite action/thriller movie. Dari segi akting, sinematografi, pemilihan aktor dan aktris, editing, chemistry, you named it! Film ini cukup luar biasa menurutku. Sampai sekarang aku masih tidak percaya bahwa Leon adalah film debut Natalie Portman yang waktu itu masih berusia 13 tahun.
Rating Farah: 5/5

2. Black Swan (2010) *

Black_Swan_poster

Painfully beautiful. Satu lagi film luar biasa yang dibintangi oleh Natalie Portman. Hal lain yang memorable dari film ini selain penampilan Portman adalah plot twist mengejutkan yang muncul seiring dengan bergulirnya film. Black Swan juga ditutup dengan scene yang powerful dan menohok. Best ending ever
Rating Farah: 5/5

3. The Grand Budapest Hotel (2014) *

The_Grand_Budapest_Hotel_Poster

Simply outstanding. Film ini adalah berkah bagi mata. Mulai dari cast-nya yang bertabur bintang (dari Tilda Swinton sampai Bill Murray) dan tentu saja sinematografi serta cerita yang mempesona. Definitely, a must watch.
Rating Farah: 5/5

4. Memento (2000) *

Memento_poster
Simply epic. 
Memento bisa dibilang adalah satu-satunya karya Christopher Nolan yang benar-benar selesai aku tonton. Alur ceritanya yang tidak biasa dan memicu tanya bahkan sampai akhir film membuat aku betah menyaksikan film ini berkali-kali. Aku pikir ini adalah tipe film yang (setidaknya) harus disaksikan sekali dalam hidup.
Rating Farah: 5/5

5. Kill Your Darlings (2013)

Kill_Your_Darlings_poster
An enjoyable watch
. Chemistry antara Daniel Radcliffe dan Dane DeHaan adalah highlight film ini menurutku. Nuansa Jazzy dan New York 50-an yang kental juga membuatku bertahan untuk menyaksikan film ini.
Rating Farah: 3/5

6. Fight Club (1999)Fight_Club_poster

Another great watch right here. Film yang diadaptasi dari novel berjudul sama karya Chuck Palahniuk memang bisa dibilang cukup kejam dan kelam. Tapi, lewat alur film yang terkesan absurd dan cenderung disturbing inilah kita akan dikejutkan dengan penutup filmnya. Fight Club is that type of film who make you go “I really didn’t see that coming
Rating Farah
: 4/5

7. Memories of Murder (2003)

Memories_of_Murder_poster
Menghantui bisa jadi adalah kata yang tepat untuk mendeskripsikan film yang satu ini. Fakta bahwa kisah dalam Memories of Murder berasal dari kisah nyata juga membuat filmnya terasa begitu mengena. Aku sangat menyukai potret antara manusia dan rasa putus asa yang ditawarkan film ini. Tidak mengherankan memang ketika Quentin Tarantino memilih film Memories of Murder sebagai salah satu film favoritnya.
Rating Farah:  4/5

8. Socialphobia (2015)

Socialphobia_(소셜포비아)

Another bittersweet & hauntingly beautiful film. Dari ketujuh film yang sudah aku tuliskan di atas, bisa dibilang Socialphobia-lah yang paling dekat dalam mengangkat isu tentang masalah yang muncul di era digital saat ini. Film ini mengangkat tema tentang fenomena cyber bullying dan witch hunt yang marak terjadi di generasi muda 20 tahun-an di Korea. Tema  menarik dan penting yang diangkat film ini dan sinematografi film-nya yang indah membuatku cukup menikmati Socialphobia
Rating Farah: 4/5

9. The Truman Show (1998) *

Trumanshow

A must watch filmThe Truman Show adalah perpaduan apik dari film genre satir dan science fiction. Konsep filmnya yang menarik (siapapun yang memiliki ide untuk membuat film ini adalah genius) dan pesan tentang “kehidupan sempurna” yang film ini coba untuk sampaikan menjadikan The Truman Show sebagai tontonan wajib. Trust me folks, this movie totally worth your precious time.
Rating Farah: 5/5

10. A Moment to Remember (2004)

220px-A_Moment_to_Remember_Poster

I don’t always watch a romantic film, but I do, I watch a really sad one. Mengangkat kisah mengharukan tentang seorang suami yang harus bersabar dalam merawat Sang Istri yang menderita alzheimer, tidak mengherankan bahwa A Moment To Remember menjadi salah satu film yang cukup menguras air mata. Kalau kau adalah penggemar kisah-kisah romantis menyedihkan, aku yakin ini adalah film untukmu.
Rating Farah: 3/5

11. Ice Age 5 : Collision Course (2015)

Ice_age_collision_course

Just please stop this never ending sequel people? Well, akan sulit memang bagi sebuah sequel untuk menyamai (apalagi melewati) kualitas dari film pendahulunya. Tapi, beberapa sequel masih lebih bearable ketimbang beberapa squel yang lain. Jadi ya, aku kecewa berat dengan sequel yang satu ini.
Rating Farah2/5

12. The Eye (2008)

TheEyePosterPenilaianku terhadap film horror didasari oleh 2 hal. Pertama, cukup menakutkankah film ini? Kedua, memorable-kah film ini bagiku? Setelah menjawab kedua pertanyaan ini, barulah aku bisa memutuskan tentang baik atau tidaknya sebuah film horor (menurut pendapatku tentu saja). Sayangnya, The Eye tidak memenuhi kedua kriteria tersebut. Kisah dalam film ini tidak terlalu menakutkan. Selain itu, tidak ada bagian yang berkesan dan selalu teringat olehku dari film ini. Why am I even bother to watch this in the first place seriously?
Rating Farah: 2/5

13. Ju-On (2015)

Ju-on-_The_Final_poster.jpeg

Predictable & boringThe amount of  installment in this franchise alone is ridiculous (12 films like for real?). Ju On (versi ini) jauh dari kata original. Jump scare yang mudah ditebak  dan plotnya yang sudah overused membuat film ini agak menyebalkan untuk disaksikan. Sesuatu yang berlebihan memang tidak baik ya.
Rating Farah: 1/5

14. Shutter (2004)

Shutterposter
A classic. Shutter bisa dibilang adalah salah satu (kalau bukan satu-satunya) film horor favoritku sepanjang masa. Plot-nya yang tidak terduga, nuansa mencekam yang begitu terasa, dan ending film yang “menghantui” menjadikan film ini sebagai film yang wajib disaksikan oleh penggemar genre horror/thriller di luar sana.
Rating Farah: 5/5

15. Jurrasic World (2015)

Jurassic_World_poster

Who doesn’t love Jurrasic Park? Seri Jurrassic Park adalah salah satu dari beberapa seri yang tidak bosan-bosannya untuk aku saksikan. I practially grow up with these movies.  Tidak terkecuali dengan film ini. This one is a pretty enjoyable watch.
Rating Farah: 3/5

16. Independence Day (2016)

Independence-Day-2-poster

Kalau boleh jujur, aku tidak terlalu mengingat film ini. Film dengan tema invasi makhluk dari galaksi lain memang bukan favoritku. This movie is that typical let’s fight-them-alien-till the end- action movie. Tidak ada hal yang baru ataupun spesial.
Rating Farah: 2/5

17. Finding Dory (2016)

Finding_Dory

Not as impactful as the first one but a nice and enjoyable sequel nevertheless.
Rating Farah
: 3/5

18. Now You See Me 2 (2016)

Now_You_See_Me_2_poster
Kalau harus membandingkan film ini dengan pendahulunya, Now You See Me 2 memang bisa dibilang mengecewakan. The first film is just too good to be true.
Rating Farah: 2/5

19. The Great Gatsby (2013) *

220px-TheGreatGatsby2013Poster

Film adaptasi dari novel berjudul sama karya F. Scott Fitzgerald ini menarik perhatianku lewat sinematografi-nya yang indah dan ending-nya yang tragis. This film is a memorable one.
Rating Farah: 4/5

Bersambung ke bagian 2….


Lambang (*) menandai film yang mungkin akan aku bagikan review lengkapnya.

Advertisements

1 thought on “[Filed Under] Films Watched in 2016 (1/2)”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s